BUPATI SUMBAWA SAMPAIKAN PENJELASAN RANCANGAN APBD SUMBAWA 2018

  • 27/11/2017
  • admind
  • Simpan PDF
Sidang Paripurna DPRD Kab.Sumbawa Selasa (31/10) yang beragendakan Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 dan Pembacaan Rancangan Kalender kegiatan DPRD Kabupaten Sumbawa, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H.Ilham Mustami.S.Ag, Kamaluddin.ST.MT, dan hadir pula Bupati Sumbawa H.M Husni Djibril.B.Sc. Dalam penjelasanya menyampaikan rencana kerja Pemda tahun 2018, sebagaimana diatur dalam Perbup Nomor 23 tahun 2017 tentang RKPD 2018, dengan tema Pembangunan Daerah tahun 2018 adalah Percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkwalitas melalui pembangunan infratruktur, Peluang Investasi produk unggulan dan inovasi daerah. Pembangunan Daerah tahun 2018 mendatang, diterjemahkan dalam 9 prioritas pembangunan daerah yang hendak dicapai meliputi Peningkatan Kwalitas penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan melalui 4 program prioritas yaitu program PAUD dan Pendidikan Masyarakat. Program wajib belajar 9 tahun, Program penigkatan mutu guru dan tenaga kependidikan dan program pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan. Kemudian Prioritas kedua yakni peningkatan kwalitas pelayanan kesehatan yang dilaksanakan melalui 7 program seperti program peningkatan dan perbaikan sarana prasarana Puskesmas, Pustu dan jaringannya, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit, peningkatan kapasitas SDM, obat dan perbekalan kesehatan, pengarusutamaan gender dan anak, program KB, dan pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR mandiri. Prioritas ketiga yakni percepatan pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan melalui 9 program prioritas seperti pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan social, pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan social, peningkatan peran serta dan kesetaraan gander dalam pembangunan ,peningkatan kesempatan kerja,peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja,peningkatan kesehatan kerja,pemberdayaan pakir miskin, komunitas adat terpencil dan PMKS lainya serta penguatan peran Bumdes untuk meningkatkan akses permodalan masyarakat miskin. Prioritas keempat yakni Reformasi Birokrasi, tata kelola pemerintahan mencakup program terkait pengelolaan keuangan daerah,peningkatan dan pengendalian penerimaan daerah, penataan peraturan daerah, penataan peraturan perundangan, peningkatan kelembagaan dan ketatalaksanaan.pengembangan system pelaporan capaian kinerja dan keuangan,penataan administrasi kependudukan, peningkatan pelayanan perijinan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah, program terkait kepegawaian daerah, pengawasan pemeliharaan ketertiban masyarakat dan pencegahan tindak kriminal, kearsipan daerah, partisipasi masyarakat dan pemerintahan desa serta program pertanahan. Prioritas kelima yakni pengembangan agribisnis dan peningkatan produksi pangan yang hendak dicapai melalui program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya program peningkatan hasil produksi peternakan, pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak, optimalisasi pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan, pengembangan budidaya perikanan, program peningkatan produksi, penerapan teknologi, pemasaran hasil produksi pertanian/ perkebunan, program penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian dan program pengembangan perikanan tangkap. Prioritas keenam pengembangan produk unggulan daerah dan investasi mencakup program-program seperti pengembangan STP, peningkatan produksi pertanian/ perkebunan, peningkatan produktivitas dan mutu tanaman pangan, peningkatan kapasitas kelembagaan petani. Prioritas ketujuh yakni penigkatan konektivitas infrastruktur wilayah mencakup 12 program prioritas seperti program pembangunan dan rehabilitasi jalan dan jembatan, pengembangan dan pengelolaan sumber daya air, perencanaan dan pemanfaatan tata ruang, lingkungan sehat perumahan, pelayanan angkutan, pengembangan teknologi informatika dan pengembangan wilayah transmigrasi. Prioritas kedelapan yakni peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kearifan lokal. Prioritas kesembilan yakni pengembangan kebudayaan dan pariwisata. Selanjutnya Bupati Sumbawa menyampaikan secara garis besar postur APBD tahun anggaran 2018 sebagai berikut. Pendapatan daerah sebesar Rp. 1.281.393.911.294. Selanjutnya disampaikan Belanja Daerah secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp. 1.305.735.494.389.



Halaman sebelumnya  |  Indeks Artikel